Senin, 22 Desember 2014 Sign In | Sign Up
NewsMinggu, 23 Desember 2007 - 03:05 wib

Tarif Penyeberangan Ketapang-Gilimanuk Naik 9,9%

Ishomuddin - Sindo
BANYUWANGI ?" Sesuai Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) No 62/2007, tarif penyeberangan antar propinsi akan dinaikkan sejak 1 Januari 2008 pukul 00.00 waktu setempat. Kenaikan tarif penyeberangan se-Indonesia itu antara 0,24-18,3 persen.

"Jika di rata-rata, besar kenaikannya 9,90 persen. Kenaikan tarif ini berlaku sesuai permenhub dan diberlakukan sejak I Januari 2008 pukul 00.00 WIB," ujar Kepala Cabang PT Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP) Ketapang melalui Plh Manajer Operasional Sungkono di kantornya, Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu (22/12/2007).

Tak ketinggalan, tarif penyeberangan Ketapang-Gilimanuk yang menghubungkan Pulau Jawa dan Bali juga mengalami kenaikan. Sungkono mengungkapkan, untuk penyeberangan Ketapang-Gilimanuk, tarif naik rata-rata 9,9 persen. Kenaikan tarif penyeberangan untuk masing-masing golongan penumpang dan kendaraan sangat bervariatif.

Dari delapan jenis golongan kendaraan, kenaikan tarif terendah terjadi pada kendaraan golongan I yakni sepeda dayung sebesar 6,25 persen. Sedangkan, kenaikan tarif tertinggi dialami kendaraan golongan VIB (kendaraan barang) seperti truk yakni sebesar 12,68 persen dari tarif semula.
 
Sungkono menerangkan, untuk mensosialisasikan kenaikan tarif ini, pihak ASDP segera mempublikasikan dengan memasang spanduk di sekitar kawasan pelabuhan dan menyebarkan brosur kepada calon penumpang atau pengendara yang melalui Pelabuhan PT ASDP Ketapang. "Saat ini spanduknya masih kita buat dan brosurnya masih dicetak. Secepatnya akan kita sosialisasikan," ujarnya.
 
Tarif kendaraan yang paling dominan seperti sepeda motor dan mobil pribadi naik masing-masing 12 persen dan 12,5 persen. Tarif sepeda motor yang asalnya Rp12.500 naik menjadi Rp14.000 per unit. Sedangkan, tarif mobil pribadi sejenis sedan, kijang dan lain-lain yang semula Rp80.000 naik jadi Rp90.000 per unit.

Sementara itu tarif penumpang dewasa dan anak-anak masing-masing naik 10 persen dan 14,28 persen. Harga tiket penumpang dewasa yang semula Rp5.000 naik jadi Rp5.500 dan penumpang anak-anak semula Rp3.500 menjadi Rp4.000.
 
Kontribusi kenaikan tarif penyeberangan ini dilatarbelakangi masih besarnya biaya operasional kapal penyeberangan. Pihak Gabungan Pengusaha Angkutan Sungai Danau dan Fery (Gapesdaf) memang telah lama mengusulkan kenaikan tarif sampai 40 persen, namun hanya disetujui maksimal 18,3 persen.

"Jadi kenaikan tarif ini dipicu kenaikan tarif operasional kapal dan asuransinya. Kalau dari pihak ASDP belum ada usulan kenaikan," jelas Desmon, salah satu staf Bagian Operasional.
(ism)
KIRIM KOMENTAR
Login untuk komentar
    BERITA TERKAIT
    FOTO LAINNYA
    VIDEO LAINNYA
    BACK TO TOP
    Available On
    x
    Kenali New Mobile Okezone