okezone
Home » News » Kampus
Sumbangan Program Ekstensi Unila Dinilai Mahal
Kamis, 7 Agustus 2008 - 17:42 wib
detail enlarge this image

LAMPUNG - Sejumlah calon mahasiswa baru di Universitas Lampung (Unila) mengeluhkan besarnya biaya sumbangan pembangunan bagi mahasiswa jalur ekstensi di Kampus tersebut.

"Ini terlalu mahal untuk ukuran perguruan tinggi negeri," kata Eric yang akan mendaftar ke calon Fakultas Hukum melalui jalur ekstensi Unila, Kamis (7/8/2008).

Eric melanjutkan, lebih parahnya besaran dana sumbangan pembangunan di Unila ini bervariasi. Besaran biaya tergantung kebijakan masing-masing fakultas dengan kisaran antara Rp5-10 juta.

Jumlah ini, kata Eric, dinilai memberatkan mahasiswa baru di jalur ekstensi. Pasalnya mahasiswa masih dibebani biaya lainnya seperti SPP dan subsidi biaya pendidikan mandiri yang jumlah minimalnya Rp1,5 juta per semester.

Hal yang sama juga dikatakan Dewi yang akan mendaftar di Jurusan Perpajakan, Fakultas Ekonomi, Unila. Dia terkejut mendapati dana sumbangan pembangunan di formulir yang dipegangnya menyebutkan besaran sumbangan minimal Rp4 juta. Sedangkan untuk besaran maksimal sumbangan tidak tertera.

"Gila bener. Kampus apa kapitalis nih?" ujar gadis 20 tahun ini sambil tertawa.

Berdasarkan pantauan yang didapat, jumlah dana sumbangan pembangunan di Unila ini berbeda-beda di setiap fakultas. Lihat saja, untuk fakultas hukum, dana sumbangan pembangunan minimal Rp5 juta. Sedangkan di fakultas ekonomi dana sumbangan minimal Rp3-10 juta. (Aji Aditya Junior/Trijaya FM Lampung) (/) (enp)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

Share Artikel : Facebook | Twitter

Dibaca 376 x  

Kirim Komentar

Berita Terkait: Universitas Lampung (Unila)
more...
Berita Lainnya:
more...
« Go Back
© 2007 - 2014 okezone.com, All Rights Reserved.
read/ rendering in 0.0929 seconds -i170-