Sabtu, 20 Desember 2014 Sign In | Sign Up
Facebook Larang Tampilkan Iklan Boneka Telanjang
Boneka yang dikecam Facebook (Foto: The Age)
InternetSenin, 5 Juli 2010 - 13:36 wib

Facebook Larang Tampilkan Iklan Boneka Telanjang

Susetyo Dwi Prihadi - Okezone
SYDNEY - Situs jejaring sosial kembali memperlihatkan peraturan yang ketat di layanannya, terutama bersinggungan dengan konten yang mengandung pornografi.

Baru-baru ini Facebook memperingatkan salah satu akun milik toko perhiasan terbesar di Sydney, Victoria Buckley. Pasalnya, mereka memposting sebuah gambar iklan yang menampilakan boneka telanjang yang nampak (maaf) payudaranya.

Facebook memperingatkan akan menghapus foto dan memblokir akun Buckley jika tetap memperlihatkan gambar yang menampilkan boneka telanjang tersebut.

Peringatan ini tentu saja menimbulkan kontroversi yang sama tahun lalu, dimana sekelompok ibu di seluruh dunia marah karena melarang foto-foto wanita menyusui anak-anak mereka, menyebut konten tidak senonoh.

Facebook juga datang di bawah api untuk melarang gambar bekas luka mastektomi seorang wanita Inggris, yang diterbitkan pada situs ini untuk meningkatkan kesadaran kanker payudara.

"Sungguh di sini kita berbicara tentang puting pada boneka, aku punya poster A3-nya di jendela saya di Arcade Strand yang telah berdiri selama berbulan-bulan dan kami belum punya satu komentar negatif, "kata Buckley, seperti yang dilansir The Age, Senin (5/7/2010).

"Ada yang punya kelompok penggemar Michelangelo di sana dan mereka memiliki gambaran Patung David telanjang, kenapa begitu OK dan ini tidak?" tanyanya

Dan ini bukan hanya boneka barbie biasa, mereka porselen high-end yang dirancang oleh Marina Bychkova dari Enchanted Doll di Kanada, fitur dalam majalah-majalah seni dan budaya di seluruh dunia.

Untuk saat ini, Buckley telah melakukan sensor pada iklan bonekanya tersebut. Akan tetapi mereka telah meposting versi uncensored pada laman akun baru Buckley ingin mengukur tanggapan Facebook ke gambar yang diposting di grup ini yang sebelum memutuskan apakah akan menempatkan versi uncensored kembali pada halaman Facebook mereka sendiri.

"Saya telah menginvestasikan cukup banyak uang dalam kampanye untuk perhiasan saya dan saya sangat bergantung pada halaman Facebook untuk bisa mendapatkan pesan keluar," katanya.
(tyo)
KIRIM KOMENTAR
Login untuk komentar
    BERITA TERKAIT
    FOTO LAINNYA
    VIDEO LAINNYA
    BACK TO TOP
    Available On
    x
    Kenali New Mobile Okezone