Jum'at, 19 Desember 2014 Sign In | Sign Up
Geliat Perkembangan BlackBerry Messenger di China
Ilustrasi
TelecommunicationSenin, 14 Maret 2011 - 12:56 wib

Geliat Perkembangan BlackBerry Messenger di China

Yenny Andrianti - Okezone
SHANGHAI - Negara China memang terkenal sebagai yang paling ketat dalam melakukan kebijakan sensor di semua lini, termasuk internet. Ketatnya kebijakan ini berimbas dari diblokirnya situs jejaring sosial, seperti Facebook dan Twitter. 

Terlepas dari situs jejaring sosial yang kerap diblokir oleh pemerintah China, namun masih ada beberapa aplikasi pihak 'asing' yang masih bisa digunakan oleh warga Tirai Bambu tersebut. Salah satunya adalah Blackberry Messenger (BBM). Aplikasi besutan RIM ini ternyata masih bisa diakses di kota-kota besar di China, seperti Beijing dan Shanghai.

Di Shanghai, para pengguna Blackberry bisa mengaktifkan aplikasi BBM dengan cara berlangganan ke salah satu provider terbesar China Mobile. Untuk para pendatang (foreigners), terdapat dua jenis layanan yang umum digunakan, yaitu layanan seharga 98 renminbi (RMB) dan 108RMB per bulan. Dan perlu diingat kembali, layanan ini hanya bisa mengaktifkan aplikasi BBM dan bukan untuk mengakses layanan push notification jaringan sosial yang biasa terdapat di dalam aplikasi Blackberry lainnya, seperti Facebook dan Twitter.

Seperti dilaporkan koresponden okezone di China, pengaktifan layanan Blackberry ini masih mempunyai batas jumlah (quota) untuk pengiriman data. Untuk layanan seharga 90RMB, batas jumlah data mencapai 30MB, sedangkan layanan seharga 100RMB bisa mengakses data hingga 50MB termasuk untuk mengakses layanan push email. Jika jumlah data yang digunakan telah melebihi batas jumlah, akan dikenakan biaya 1RMB per MB.

Sesungguhnya, jenis layanan ini kurang menguntungkan para pengguna aplikasi Blackberry Messenger. Terbukti dengan batas jumlah data yang disediakan sangatlah terbatas, jika dibandingkan dengan penggunaan Blackberry Messenger yang selalu aktif 24 jam setiap hari.

Hal ini jelas menyulitkan para pengguna Blackberry di China, khususnya bagi para pendatang yang seringkali menggunakan aplikasi BBM untuk berkomunikasi dengan orang-orang terdekat di negara asalnya.
(tyo)
KIRIM KOMENTAR
Login untuk komentar
    BERITA TERKAIT
    FOTO LAINNYA
    VIDEO LAINNYA
    BACK TO TOP
    Available On
    x
    Kenali New Mobile Okezone