okezone
Home » News » Megapolitan
Nur Mahmudi Digoyang Isu Pemilukada Ulang
Selasa, 11 Oktober 2011 - 13:12 wib
Marieska Harya Virdhani - Okezone
detail Nur Mahmudi enlarge this image

DEPOK- Meski setahun berlalu sejak Pemilukada Depok digelar 16 Oktober 2010 lalu, kisruh dan penolakan hasil Pemilukada terus disuarakan oleh para partai pendukung calon yang kalah. Padahal Wali Kota incumbent nomor urut tiga yakni pasangan Nur Mahmudi Ismail dan Idris Abdul Somad telah menjalankan roda pemerintahan selama satu tahun.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok pun didesak untuk menggelar Pemilukada ulang. Hal itu lantaran sesuai putusan Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) yang mencabut SK KPU tentang penetapan nomor urut dan pasangan calon.

Hasil pemilukada dianggap cacat hukum lantaran KPU menerima pencalonan nomor urut dua pasangan Yuyun Wirasaputra-Pradi Supriatna yang didukung oleh beberapa partai, salah satunya partai Hanura. Namun di satu sisi, Partai Hanura pun juga mendukung pasangan lainnya.

KPU Kota Depok Muhammad Hassan akhirnya mengeluarkan sikap, yakni KPU Depok menerima dan siap melaksanakan keputusan pengadilan. Apabila KPU Depok diperintahkan oleh lembaga pengadilan untuk melaksanakan Pemilukada ulang, KPU Depok siap melaksanakannya.

Anggota KPU Kota Depok Impi Khani Badjuri mengatakan unjuk rasa tersebut tidak akan berpengaruh terhadap hasil keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menolak gugatan pemohon Pemilukada yang kalah.

Selain itu, kata dia, putusan MK tak dapat mempengaruhi hasil putusan Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTUN) Jawa Barat. “Untuk menggelar Pemilukada ulang itu yang paling berhak memutuskan adalah Mahkamah Konstitusi (MK), jadi kami akan melaksanakan jika ada perintah MK,” katanya kepada wartawan, Selasa (11/10/11).

Terkait dengan putusan PTUN yang mencabut SK KPU No 18 tentang penetapan nomor urut dan pasangan calon, Impi mengatakan hal itu bukan tahapan Pemilukada. Saat ini, lanjutnya, pihaknya hanya akan mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA).

“Kita baru akan mengajukan kasasi ke MA,” tandas Impi.

Sementara itu, mantan Wakil Wali Kota Depok yang mencalonkan diri sebagai calon Wali Kota pada Pemilukada 2010 lalu, Yuyun Wirasaputra mendesak Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok untuk melaksanakan Pemilukada ulang. Hal itu sesuai dengan keputusan Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) Jawa Barat. (ugo)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

Share Artikel : Facebook | Twitter

Dibaca 114 x  

Kirim Komentar

Berita Terkait: pilkada depok 2010
more...
Berita Lainnya:
more...
« Go Back
© 2007 - 2014 okezone.com, All Rights Reserved.
read/ rendering in 0.0926 seconds -i189-