okezone
Home » Economy » Fiskal & Moneter
Krisis 2011 Vs Krisis 2008
Selasa, 15 November 2011 - 11:54 wib
Gina Nur Maftuhah - Okezone
detail Ilustrasi enlarge this image

JAKARTA - Krisis global yang terjadi sekarang dampaknya akan lebih datar dan tidak terasa langsung. Meskipun begitu, krisis global ini akan berlangsung lama.

"Bedanya apa krisis sekarang dengan krisis di 2008-2009? Krisis ini memang lebih datar dari krisis beberapa tahun lalu, tetapi akan berlangsung lebih lama," ujar Ekonom Bank Danamon Anton Gunawan ketika menjadi pembicara di seminar bertajuk Dampak Ketidakpastian Ekonomi Global Terhadap Perekonomian Indonesia di Hotel Nikko, Jakarta, Selasa (15/11/2011).

Anton melanjutkan, krisis global yang dipicu akibat kondisi keuangan di Uni Eropa dan Amerika Serikat ini, akan sangat terasa bagi industri-industri yang secara langsung mengekspor barang-barang komoditas. "Sedangkan yang paling aman adalah industri yang digunakan untuk memenuhi permintaan domestik," lanjutnya.

Di tempat yang sama, Direktur Direktorat Riset Ekonomi dan Kebijakan Moneter BI Perry Warjiyo menambahkan bahwa di tahun ini, krisis global baru terasa di pasar keuangan. Sampai kuartal tiga lalu, lanjut Perry, terjadi penarikan dana keluar (capital outflow) sebesar USD4,7 miliar yang berasal dari saham, obligasi maupun SUN.

"Namun, kami yakin di triwulan empat ini capital inflow akan masuk lagi melalui foreign direct investment (FDI)," jelas Perry.

Menghadapi dampak krisis ekonomi akibat ekonomi global di tahun depan yang akan mulai terasa di sektor riil, bank sentral sendiri telah melakukan beberapa langkah antisipasi.

"BI menurunkan prediksi pertumbuhan ekonomi tahun depan dari 6,7 persen menjadi 6,5 persen. Meskipun beberapa sektor tetap akan mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia seperti perdagangan, telekomunikasi, dan natural resources," tutupnya. (wdi)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

Share Artikel : Facebook | Twitter

Dibaca 138 x  

Kirim Komentar

Berita Terkait: krisis ekonomi
more...
Berita Lainnya:
more...
« Go Back
© 2007 - 2014 okezone.com, All Rights Reserved.
read/ rendering in 0.0910 seconds -i189-