okezone
Home » Economy » Sektor Riil
Kenaikan Tarif Air PDAM Pengaruhi Inflasi Solo
Rabu, 15 Februari 2012 - 11:30 wib
Genta Wahyu - Okezone
detail Ilustrasi. (Foto: Corbis) enlarge this image

SOLO - Kenaikan tarif air PDAM kota Solo yang dibebankan pada tagihan Februari 2012, dari sebelumnya Rp2.050 menjadi Rp2.250 per meter kubik, akan mempengaruhi tingkat inflasi Kota Solo.

Demikian diungkapkan Sekretaris Tim Pengarah Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) kota Solo Doni P Joewono saat ditanya soal faktor penyebab inflasi Februari 2012 kota Solo, di Kantor Bank Indonesia Solo, Jawa Tengah, Rabu (15/2/2012).

“Namun inflasi year on year kota Solo pada Februari 2012 diperkirakan masih on the track dengan sasaran inflasi nasional yang sebesar 4,5 persen plus minus satu persen,” jelas Doni P Joewono yang juga Kepala Kantor Bank Indonesia Solo.

Lebih lanjut dia mengatakan bahwa berdasarkan hasil kesimpulan rapat TPID kota Solo, harga sebagian besar komoditas relatif stabil, meski khusus komoditas beas berada pada level stabil tinggi.

Menurut Doni, banyak pihak memang mengatakan produksi beras surplus tetapi harganya selalu naik. Penyebabnya di antaranya adalah panen tidak merata, Harga Pembelian Pemerintah (HPP) untuk gabah/beras yang baru belum diumumkan sehingga menimbulkan spekulasi bagi pedagang beras.

“Saat ini Bulog hanya mampu membeli gabah dengan harga Rp4.300 per kilogram, dan beras dengan harga Rp6.500 per kilogram. Pedagang beras mengharapkan segera diterbitkan Instruksi Presiden (Inpres) tentang Harga Pembelian Pemerintah (HPP) untuk gabah/beras. Inpres tersebut dibutuhkan pedagang sebagai acuan dalam bisnisnya,” ungkapnya.

Kegagalan panen di beberapa daerah karena serangan hama dan cukup maraknya alih fungsi lahan pertanian menjadi fungsi lain, menurut Sekretaris TPID kota Solo, mempengaruhi produksi beras. (wdi)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

Share Artikel : Facebook | Twitter

Dibaca 97 x  

Kirim Komentar

Berita Terkait: PDAM
more...
Berita Lainnya:
more...
« Go Back
© 2007 - 2014 okezone.com, All Rights Reserved.
read/ rendering in 0.1139 seconds -i111-