Image
Selasa, 28 April 2015 Sign In | Sign Up
Oktober, Balikpapan & Wilayah Kaltim Diteliti CBM
Ilustrasi. (Foto: Corbis)
EnergiSenin, 18 Juni 2012 - 20:54 wib

Oktober, Balikpapan & Wilayah Kaltim Diteliti CBM

Amir Sarifudin - Okezone

BALIKPAPAN - Pemkot Balikpapan mendukung rencana eksplorasi (penelitian) gas coal bed methane (CBM) di areal Kutai Basin Kalimantan Timur termasuk Kota Balikpapan oleh Vico. Rencana Eksplorasi ini akan dimulai pada Oktober 2012 mendatang.

"Tadi pagi (copy morning) Vico baru saja menjelaskan soal kandungan CBM. Jadi nanti kita tinggal tunggu proses dan tentu perizinan. Jadi rencananya Oktober ini sudah dieksplorasi (mulai penelitian)," kata Walikota Balikpapan Rizal Effendy usai melakukan pertemuan dengan Vico, Senin (18/6/2012).

CBM bisa dimanfaatkan sebagai sumber energi baru untuk mengurangi ketergantungan terhadap BBM bersubsidi, termasuk untuk energy rumah tangga, listrik dengan tetap mengedepankan unsure menjaga lingkungan.

"CBM itu untuk mengganti BBM, dan kita tidak menambang batu baranya. Jadi hanya mengambil gasnya saja. Memang sih ada dampak lingkungannya, tapi masih dalam tahap wajar. Jadi nanti diliat parameternya kalau di bawah batas normal berarti tidak masalah, Kecuali nanti pada saat pengeboran mungkin nanti ada yang di-land clearing," katanya.

Kepala Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Balikpapan Suryanto menegaskan, tidak akan berpengaruh terhadap lingkungan. Karena tidak akan merubah struktur tanah. Termasuk tidak ada pengupasan lahan yang berlebihan. Karena yang diambil hanya gas, tanpa menyentuh batu baranya.

"Yang diambil gasnya, batu baranya tidak disentuh sedikit pun. Jadi tidak diapa-apain. Karena gas itu kan sifatnya menguap, jadi kita menangkap gasnya. Tadi penjelasannya (Vico) seperti itu. Tidak ada dampak lingkungannya sama sekali bahkan berbagai dampai lingkungan bisa dieliminir," ujar Suryanto.

Dijelaskannya, dari lima titik yang mengandung gas CBM, hanya tiga titik yang akan dijadikan sample untuk dilakukan eksplorasi yakni di kelurahan Tritip dan Kelurahan Manggar.

"Produksinya belum tahu karena masih harus melakukan penelitian dahulu, itu kan nanti di eksplorasi selama sekitar tiga tahun. Nanti kalau gasnya keluar baru bisa diukur potensinya," jelasnya.

Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) dan Pemerintah Provinsi Kaltim sudah menyatakan dukungannya, untuk dikembangkan gas CBM di Kalimantan Timur.

"Kalau kita lihat Vico ditunjuk Menteri ESDM, memang pak gubernur Kaltim saat sambutan MP3I mendukung untuk Kaltim ini dikembangkan CBM," tuturnya.

Ia menambahkan, di Indonesia juga sudah ada daerah yang telah melakukan eksplorasi yang dilakukan pihak Pertamina. "Tapi saya lupa di mana daerahnya tapi juga masih penelitian juga. Di Indonesia belum ada yang sudah dieksplorasi. Kalau yang sudah sudah ada itu di Amerika dan sudah berkembang. Soal investasinya kita tidak tahu, karena internal Vico," katanya.

Wilayah Kutai Basin sendiri sebagian besar merupakan wilayah Kutai Kartanegara dan hanya sebagian kecil berada di wilayah Balikpapan bagian timur. Beberapa wilayah potensial CBM di Kalimantan rata-rata terletak di sepanjang timur Pulau Kalimantan seperti Barito Basin, Pasir dan Asem Asem Basin, Berau Basin dan Tarakan Utara Basin.

Sedangkan DPRD Kota Balikpapan secara tegas menolak dilakukan eksplorasi gas coalbed methane (CBM) Kecamatan Balikpapan Timur atau wilayah Timur Kalimantan Timur.

(ade)
BERITA REKOMENDASI batu bara
Show More
KIRIM KOMENTAR
Login untuk komentar
    BERITA LAINNYA
    BACK TO TOP
    Available On
    Image effectivemeasure