Share
Sabtu, 23 Mei 2015 Sign In
Gejala Lepasnya Plasenta pada Bumil & Solusinya
Wanita hamil (Foto: Corbis)
Health UpdateSabtu, 7 Juli 2012 - 07:53 wib

Gejala Lepasnya Plasenta pada Bumil & Solusinya

Ina Naulanifa - Okezone

PERSENTASE terjadinya ari-ari lepas atau solusio plasenta, hanya berkisar 1:500 atau 1:300 kejadian pada ibu hamil. Meski sangat jarang, namun ibu tetap perlu waspada karena kondisi lepasnya ari-ari pada ibu hamil (bumil) harus segera ditangani dengan cepat.

Solusio plasenta berbeda dengan plasenta previa (plasenta menutup jalan lahir). Pada kasus plasenta previa, bumil mengalami perdarahan namun rahim tidak sakit dan biasanya darah berwarna merah segar. Sedangkan pada kasus solusio plasenta yang menonjol ialah sakit pada rahimnya (kontraksi), terkadang malah perdarahan tidak terlalu menonjol.

Pada solusio plasenta, perdarahan berwarna kehitaman (disebut darah tua) karena berada di belakang ari-ari, setelah beberapa waktu, baru keluar menyusuri dinding rahim dan selaput ketuban.

Ada beberapa tingkatan solusio plasenta, mulai dari paling ringan sampai yang paling berat, seperti dilansir Mom & Kiddie.

Kelas 0

Pada tingkatan ini, tidak ada gejala apa pun.

Kelas 1

Ini disebut juga solusio plasenta ringan. Gejalanya tidak perdarahan (tidak ada perdarahan vagina, jika pun ada hanya sedikit), rahim sedikit sakit (rahim agak kencang sedikit), kondisi ibu normal, belum ada gangguan pembekuan dan kondisi bayi masih normal. Kira-kira terdapat 48 persen dari semua kasus solusio plasenta yang ada.

Kelas 2

Inilah solusio plasenta sedang. Sebesar 27 persen kasus gejalanya tidak perdarahan (tidak ada perdarahan vagina, jika pun ada sedang). Tak hanya itu, rahim lebih terasa sakit, terkadang terasa kontraksi terus-menerus, denyut jantung ibu mulai meningkat. Jika berdiri, terkadang ada perubahan tekanan darah, bayi sudah mengalami distress, faktor pembekuan ibu sudah mulai menurun (fibrinogen). Pada kondisi ini, masih ada kemungkinan bayi diselamatkan.

Kelas 3

Pada tingkatan ini, bisa juga disebut solusio plasenta berat. Gejalanya bisa tanpa perdarahan atau sampai perdarahan berat (bisa variasi). Yang paling parah, perut sangat sakit dengan kontraksi terus menerus, ibu dalam kondisi syok, fibrinogen-nya turun jauh, gangguan pembekuan dan biasanya bayi meninggal.

Penanganan Solusio Plasenta

Pada prinsipnya penanganan bumil yang mengalami solusio plasenta baik sedang maupun berat adalah sama. Hal paling utama yakni penanganan untuk ibu.

 

 

(tty)
BERITA REKOMENDASI Health Update
Show More
KIRIM KOMENTAR
Login untuk komentar
    BERITA LAINNYA
    BACK TO TOP
    Available On
    Image effectivemeasure