okezone
Home » News » Nasional
Amandemen UUD 45 Juga Beri Dampak Negatif
Minggu, 16 September 2012 - 03:33 wib
Catur Nugroho Saputra - Okezone
detail Ilustrasi enlarge this image

CIREBON - Ketua Rois Am Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Sahal Machfud, mengatakan amandemen UUD 1945 ketika era reformasi 1998 tidak hanya memberikan dampak yang positif bagi kehidupan berbangsa dan negara, namun juga memberikan dampak yang negatif.
 
Menurutnya dampak negatif akibat dari amandemen UUD 1945 yang dilakukan secara terburu-buru mengakibatkan munculnya peraturan perundang-undangan yang menyengsarakan rakyat.
 
"Ketika amandemen UUD 1945 dilakukan dengan tergesa-gesa dan kurang cermat, akibatnya antara lain lahirnya aturan perundang-undangan yang merugikan rakyat, bangsa dan negara," kata Sahal, ketika menyakpaikan sambutannya dalam pembukaan acara Munas dan Konbes PBNU di Pondok Pesantren Kempek, Cirebon, Jawa Barat, Sabtu (15/9/2012).
 
Sahal mengatakan akibat lain dari munculnya kebijakan otonomi daerah yang dilaksanakan tanpa persiapan sosial  yang matang, sehingga mengganggu keberadaan Indonesia sebagai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
 
"Akibatnya, muncul konflik yang berkepanjangan di banyak daerah. Lemahnya kendali pemerintah pusat terhadap sektor-sektor strategis di daerah, telah membuat negara kesatuan ini semakin berjalan ke arah sistem semi federal," tuturnya.
 
Selain itu, sambung Sahal, sistem pemilihan langsung kepala daerah melalui Pemilukada tanpa melalui persiapan matang juga menimbulkan konflik horizontal. Sahal mengatakan sistem ini berimplikasi pada penggunaan politik uang atau money politik yang sangat meracuni moralitas bangsa.
 
"Hal itu juga tidak sesuai dengan demokrasi Pancasila yang menekankan pada sistem permusyawaratan dan perwakilan, bukan pada sistem one man one vote," imbuhnya.

Lebih lanjut, Sahal menambahkan gangguan-gangguan yang dialami Indonesia ini, merupakan ancaman bagi NU itu sendiri. "Sebaliknya, apabila Indonesia aman dan tenteram, NU juga merasa aman dan tentram," tegasnya
(ydh)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

Share Artikel : Facebook | Twitter

Dibaca 774 x  

Kirim Komentar

Berita Terkait: PBNU
more...
Berita Lainnya:
more...
« Go Back
© 2007 - 2014 okezone.com, All Rights Reserved.
read/ rendering in 0.1177 seconds -i183-