Sabtu, 29 November 2014 Sign In | Sign Up
Cara Asyik Belajar Aksara Jawa dari UNY
Foto : UNY
Civitas AkademikSenin, 24 September 2012 - 14:07 wib

Cara Asyik Belajar Aksara Jawa dari UNY

Margaret Puspitarini - Okezone
JAKARTA - Aksara Jawa merupakan salah satu peninggalan budaya yang tak ternilai harganya. Sayangnya, hanya segelintir kawula muda yang memahami atau mau mempelajarinya. Bahkan, di daerah Yogyakarta yang notabene sebagai pusat budaya Jawa, jumlah siswa yang mampu menggunakan aksara ini tidak banyak.

Apalagi menurut beberapa guru mata pelajaran bahasa Jawa, siswa cenderung bermalas-malasan atau kurang perhatian dengan pelajaran bahasa Jawa, khusunya pada pokok bahasan aksara Jawa. Pada umumnya, siswa mengaku materi ini sulit dipahami sehingga nilai mereka pun masih tergolong rendah.

Realita ini yang kemudian menginspirasi mahasiswa Pendidikan Tekik Informatika Fakultas Teknik Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Deni Kurniadi mengembangkan media pembelajaran interaktif pada mata pelajaran bahasa Jawa. Pada tahap awal, media pembelajaran yang dikembangkan ini dibatasi pada pokok bahasan pengenalan aksara  Jawa  untuk siswa kelas IV SD berbasis software. “Animasi yang menarik serta adanya contoh pengucapan melalui suara menjadi keunggulan media karya saya ini,” ungkap Deni, seperti dilansir dari situs UNY, Senin (24/9/2012).

Mahasiswa angkatan 2008 tersebut menjelaskan, media pembelajaran ciptaannya memuat kumpulan materi yang berkaitan dengan pengenalan aksara  Jawa. “Menu utama terbagi menjadi: pendahuluan, materi, evaluasi, referensi, profil, dan tombol keluar,” kata Deni.

Deni menjelaskan, materi aksara Jawa pada media ini terbagi menjadi beberapa pokok bahasa. Sebut saja materi aksara legena, sandhangan swara, panyigeg, sandhangan gantine panyigeg, tata cara nulis aksara Jawa, dan bagaimana menulis kalimat menggunakan aksara Jawa.

Menurut Deni, media ini masih perlu diperbanyak dengan animasi dan contoh gambar. "Pada bagian evaluasi menulis bisa dikembangkan penulisan dengan mouse dan otomatis mengubah menjadi karakter huruf aksara Jawa sehingga pada tahapan evaluasi siswa tidak perlu mengerjakan soal latihan secara manual pada buku mereka," tutur mahasiswa asal Kulon Progo tersebut.

Dia berharap, dengan media pembelajaran ini siswa akan tertarik dan senang belajar bahasa Jawa, khususnya huruf Jawa. Sehingga bahasa Jawa bukan lagi menjadi mata pelajaran yang menakutkan bagi siswa. (mrg)
KIRIM KOMENTAR
Login untuk komentar
    BERITA TERKAIT
    FOTO LAINNYA
    VIDEO LAINNYA
    BACK TO TOP
    Available On
    x
    Kenali New Mobile Okezone