okezone
Home » International » Asia Tenggara
Ledakan Muncul di Sabah, Konflik Berlanjut
Jum'at, 8 Maret 2013 - 13:04 wib
Aulia Akbar - Okezone
detail Foto : PM Malaysia di Sabah (Reuters) enlarge this image

FELDA SAHABAT - Tepat pada siang ini, ledakan muncul di Sabah. Aparat keamanan Malaysia melanjutkan serangannya ke tempat persembunyian para loyalis Sultan Sulu Jamalul Kiram III.

Ledakan itu muncul tepat pada pukul 13.30 waktu setempat dan mengagetkan warga di Felda Sahabat. Ledakan itu muncul sebanyak tiga kali dan saat ini, suara itu mulai hilang.

"Penyerbuan makin intensif dengan munculnya suara dari tiga ledakan. Setiap ledakan itu memiliki jeda 20 menit," demikian laporan dari media Filipina, GMA, Jumat (8/3/2013).

Sementara itu, media Malaysia The Star memberitakan bahwa nasib Putera Mahkota Sulu Raja Muda Agbimuddin Kiram yang ada di Sabah masih belum diketahui. Operasi Daulat yang dilakukan oleh Militer dan Polisi Malaysia akan terus dilanjutkan hingga para loyalis Sultan Sulu itu pergi dari Sabah.

Aparat keamanan Malaysia sangat yakin, kelompok militan Sulu itu bersembunyi di Kampung Tanduo dan Tanjung Batu. Sejauh ini, konflik di Sabah juga sudah menewaskan 60 orang.

Dari 60 orang itu, 52 orang adalah militan Sulu dan delapan orang lainnya adalah polisi Malaysia. 10 orang warga juga ditangkap dalam operasi penyerbuan itu.

Filipina akhirnya mendesak Negeri Jiran agar mengizinkan relawan-relawan masuk ke wilayah Sabah. Filipina khawatir, warganya yang saat ini berada di Sabah menjadi korban konflik berdarah itu.

"Kami meminta agar relawan kemanusiaan kami diperbolehkan masuk. Kami ingin mengunjungi warga Filipina yang ditangkap dan merawat luka-luka mereka," ujar juru bicara Kementerian Luar Negeri Filipina Raul Hernandez. (AUL)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

Share Artikel : Facebook | Twitter

Dibaca 303 x  

Kirim Komentar

Berita Terkait: Konflik Kesultanan Sulu
more...
Berita Lainnya:
more...
« Go Back
© 2007 - 2014 okezone.com, All Rights Reserved.
read/ rendering in 0.1001 seconds -i170-