okezone
Home » Jawa Tengah » Solo
Pemkot Solo Larang Pelajar Bawa Sepeda Motor ke Sekolah
Rabu, 1 Mei 2013 - 22:10 wib
Bramantyo - Okezone
detail Ilustrasi (Foto: Dok Okezone) enlarge this image

SOLO – Pemerintah Solo, Jawa Tengah, mengeluarkan aturan para pelajar dilarang mengendarai kendaraan ke sekolah, karena angka kecelakaan lalu lintas tinggi.

Larangan tersebut berlaku bagi pelajar SMP, SMA, dan SMK, berusia di bawah 17 tahun dan tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM). Agar larangan tersebut efektif diberlakukan, Pemkot berkerja sama dengan Polresta Solo.

Pilot project mulai 2 Mei. Siswa di SMK 2 Solo sudah melaksanakan aturan tersebut. Selama ini aturan itu sudah ada dalam bentuk Surat Edaran (SE) tetapi kurang efektif, sehingga Pemkot Solo melakukan penandatanganan kerja sama dengan Polresta Solo,” jelas Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, di Solo, Rabu (1/5/2013).

Menurut Rudy, aturan itu akan diterapkan pada 10 sekolah lain mulai SMP hingga SMA/SMK di Kota Solo. Pemkot Solo telah melakukan pendekatan dan komunikasi dengan sekolah terkait penerapan aturan tersebut.

“Hal ini tidak ada kaitannya dengan pengurangan kemacetan arus lalu lintas, tetapi lebih kepada kepatuhan pelajar terhadap Undang-Undang (UU) Lalu Lintas,” katanya.

Dengan diberlakukannya aturan itu, Pemkot Solo akan menambah 10 armada bus umum termasuk bus sekolah untuk melayani para pelajar. Pelarangan menggunakan sepeda motor saat beraktivitas ke sekolah, efektif berlaku mulai 7 Mei di 10 sekolah.

Sementara itu, Kapolresta Solo, Kombes Pol Asdjima'in, mengatakan, pelajar di Solo mulai sadar untuk menaati peraturan lalu lintas. Dengan larangan menggunakan kendaraan bermotor bagi pelajar, diharapkan dapat menekan angka kecelakaan lalu lintas.  

“Angka kecelakaan lalu lintas untuk sepeda motor di Solo, rata-rata per hari dua kasus. Sedangkan jumlah pelanggar lalu lintas yang ditilang dalam satu hari rata-rata mencapai 100 hingga 150 pelanggar,” jelasnya.

Asdjima'in menambahkan, penandatanganan kerja sama Pemkot Solo dengan Polresta Solo, diharapkan menjadi langkah preventif untuk mengurangi kasus pelanggaran lalu lintas terutama kalangan pelajar.

“Kalau ada pelajar yang melanggar aturan, kami juga akan melaporkannya ke sekolah. Agar sekolah bisa turut bertanggung jawab, ini bentuk komitmen sekolah terhadap penegakan aturan,” pungkasnya. 
(tbn)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

Share Artikel : Facebook | Twitter

Dibaca 343 x  

Kirim Komentar

Berita Terkait: Hadi Rudyatmo Wali Kota Solo
more...
Berita Lainnya:
more...
« Go Back
© 2007 - 2014 okezone.com, All Rights Reserved.
read/ rendering in 0.0938 seconds -i170-