Senin, 22 Desember 2014 Sign In | Sign Up
2016, NASA Bakal Luncurkan Penelitian Asteroid Raksasa
(Foto: Latimes)
ScienceKamis, 2 Mei 2013 - 12:01 wib

2016, NASA Bakal Luncurkan Penelitian Asteroid Raksasa

Ahmad Luthfi - Okezone
CALIFORNIA - Badan antariksa asal Amerika Serikat, NASA, bersiap meluncurkan misi penelitian asteroid raksasa pada 2016. Asteroid bernama Bennu memiliki diameter 570 meter yang menjadi target NASA tiga tahun mendatang.

Dilansir Latimes, Kamis (2/5/2013), nama Bennu pada asteroid ini muncul karena NASA melakukan sayembara atau kontes untuk penamaan batu luar angkasa tersebut. Pekan ini, NASA mengumumkan bahwa Michael Toler Puzio dari North Carolina memenangkan kontes pelajar internasional untuk penamaan asteroid besar tersebut.

NASA nantinya akan melancarkan misi untuk mengambil sampel asteroid tersebut pada 2016. Rencana misi luar angkasa ini dinamakan NASA OSIRIS-REx.

Nama Bennu berasal dari dewa burung di mesir kuno, yang digambarkan memiliki bentuk seekor bangau biru. Michael memenangkan kontes nama ini karena menurutnya, mekanisme pengambilan sampel asteroid menggunakan OSIRIS-REx "bersayap" akan menggambarkan Bennu. Selain itu, bentuk telur dewa burung itu juga menggambarkan asteroid yang diteliti NASA.

NASA mengumumkan misi OSIRIS-REx pada Mei 2011. Ini merupakan pertama kalinya NASA membawa sampel asteroid untuk dibawa kembali ke Bumi. Misi ini juga mendapatkan dukungan dari presiden Amerika Serikat, Barrack Obama yang bertujuan memperluas eksplorasi luar angkasa di luar orbit rendah Bumi.

"Ini misi robot yang membuka jalan bagi misi luar angkasa manusia di masa depan dan destinasi luar angkasa yang lebih dalam lagi," ungkap NASA Administrator Charles Bolden. Ilmuwan memilih asteroid yang kini dikenal sebagai Bennu sebagai tujuan misi, karena orbit batu luar angkasa ini dapat diakses.

Asteroid ini juga memiliki bentuk besar untuk bisa diambil potongan sampelnya. Berdiameter 1.900 kaki (sekira 570 meter), asteroid ini kabarnya seukuran lima lapangan football.

Misi OSIRIS-REx dijadwalkan untuk diluncurkan pada 2016 dan robot bisa bertemu dengan Bennu pada 2019. Setelah itu, robot akan mengambil sampel asteroid kemudian membawa pulang ke Bumi di 2023. (fmh)
KIRIM KOMENTAR
Login untuk komentar
    BERITA TERKAIT
    FOTO LAINNYA
    VIDEO LAINNYA
    BACK TO TOP
    Available On
    x
    Kenali New Mobile Okezone