okezone
Home » Travel » Indonesiaku
Perjalanan Menggapai Kaki Langit Jawa di Semeru (2)
Senin, 10 Juni 2013 - 20:09 wib
Hari Istiawan - Okezone
detail Watu Rejeng (Foto: Hari/Okezone) enlarge this image

TARGET pertama dari Ranu Pane bagi pendaki biasanya menuju ke Ranu Kumbolo dengan jarak tempuh sepanjang 10,5 kilometer. Dibutuhkan waktu antara 4-5 jam perjalanan untuk menuju ke sana. Jarak Ranu Pane-Landengan Dowo 3 kilometer, Landengan Dowo-Watu Rejeng 3 kilometer, dan Watu Rejeng-Ranu Kumbolo 4,5 kilometer.

Dari Pos Ranu Pane, Anda berjalan mengikuti jalan beraspal menurun sekira 200 meter akan ditemui pintu gerbang masuk jalur pendakian ke Semeru. Di sini biasanya para pendaki berfoto-foto dengan mimik wajah yang masih segar bugar, dan ketika turun juga berfoto bersama tapi dengan wajah yang lusuh, capek, dan lelah.

Setelah memasuki gerbang, jalur sedikit menanjak dengan pemandangan ladang penduduk dengan medan jalan tanah berdebu. Setelah itu, Anda menemui persimpangan yang ke arah kanan merupakan jalur ke ladang penduduk.

Anda ambil yang jalan setapak sedikit ke kiri melipir ke pinggir bukit yang sudah dibatako. Medan lumayan menanjak untuk memutari bukit sepanjang 300 meter-an dengan pemandangan sebelah kiri tebing bukit dan sebelah kanan ladang penduduk.

Selama perjalanan ke Landengan Dowo, Anda akan melewati jalan setapak dengan batako hingga melewati pos 1 nanti. Ada sekira lima tikungan yang di kanan-kiri terkadang terlihat hamparan hutan lebat kawasan taman nasional. Jika beruntung, Anda bisa mengamati monyet ekor panjang maupun lutung yang sedang berada di atas pohon.

Beberapa burung juga sering berada di jalur pendakian. Landengan Dowo merupakan jalur landai yang sangat panjang sehingga kadang membuat pendaki merasa bosan sendiri. Dari Landenan Dowo setelah belok ke kiri dan menanjak, Anda sudah sampai di Pos 1 pendakian. Anda bisa istirahat sekira 5-10 menit untuk mengatur nafas atau minum air putih maupun menikmati makanan ringan.

Puas istirahat, perjalanan dilanjutkan menuju Watu Rejeng. Pemandangannya hampir sama dengan jalur sebelumnya. Namun di sini Anda akan lebih sering menjumpai satwa karena sudah masuk lebih dalam ke area hutan.

Setelah di Watu Rejeng, Anda juga bisa melihat pemandangan batu besar di depan kita yang seperti di Rejeng. Sementara di sebelah kiri nampak puncak Mahameru bisa dilihat jika tidak terhalang mendung.

Setelah melalui jalan setapak yang berdebu, dengan medan naik dan turun yang di sebelah kiri terkadang jurang curam, kita akan melewati pos 2 dan pos 3 yang sudah roboh dan tinggal atapnya. Di pos 3 kita istirahat sejenak untuk menatur nafas dan bersiap-siap melewati tanjakan yang cukup membuat napas terengah-engah. Tanjakan setelah pos tiga ini panjangnya sekira 100 meter dan dinamakan tanjakan Bakri karena yang membuat katanya Pak Bakri yang merupakan  warga Ranu Pane.

Sukses menaklukkan tanjakan Bakri, baiknya kita istirahat dulu di atas sambil melihat ke bawah di mana biasanya para pendaki lain juga sedang berjuang untuk melewati tantangan ini. Anda bisa membantu mereka yang kira-kira membutuhkan bantuan. Setelah melewati tanjakan Bakri, jalur menuju Ranu Kumbolo kian dekat. Melalui medan yang kadang menanjak kadang turun serta banyak pohon yang melintas di jalan dan belaian daun-daun ilalang di sepanjang jalur membuat ritme perjalanan semakin seru.

Setelah melalui beberapa kelokan, lamat-lamat terlihat sebuah cekungan besar yang akan menghipnotis langkah kita untuk berjalan lebih cepat dan terlihatlah oase gunung semeru, Danu Ranu Kombolo dari atas ketinggian. Indah, menawan, menakjubkan. Di sebelah baratnya terlihat tanjakan cinta yang terkenal di kalangan pendaki. Sebelum turun ke area Ranu Kumbolo, kita akan melewati Pos 4.

Di sepanjang menuju Pos 4 ini, di pinggir-pinggir jalur banyak terdapat bunga Anrek endemiK Semeru, seperti jenis Coribis, Speristilus, dan lain-lain. Pun demikian dengan bunga Edelweis yang juga berada di lereng-lerengnya. Sebaiknya berjalan dengan hati-hati agar tas Anda tidak merusak keanekaragaman hayati ini.

Tidak sabar rasanya di Pos 4 untuk segera turun ke arah danau Ranu Kumbolo. Namun, untuk sampai di pondokan pendaki maupun tempat yang biasanya digunakan para pendaki mendirikan tenda, Anda masih melewati jalan menurun terjal dan juga naik. Sampailah kita di Ranu Kumbolo.

Di sini Anda bisa mendirikan tenda maupun cukup melepas penat sekira satu jam sebelum melanjutkan ke Kalimati. Bagi yang ingin menikmati pemandangan matahari terbit di Ranu Kumbolo, Anda harus menginap dan mendirikan tenda.

Keindahan ciptaan Tuhan pada malam harinya juga bisa kita nikmati bertaburnya ribuan bintang di angkasa. Pagi harinya Anda bisa menikmati sunrise di Ranu Kumbolo dengan gambaran matahari yang muncul di tengah-tengah dua bukit yang samar-samar dilengkapi dengan kabut putih dan bayangannya di air danau yang jernih. (bersambung)

Nikmati keindahan pesona alam menuju Mahameru di galeri foto berikut. (ftr)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

Share Artikel : Facebook | Twitter

Dibaca 1.550 x  

Kirim Komentar

Berita Terkait: Wisata Petualangan
more...
Berita Lainnya:
more...
« Go Back
© 2007 - 2014 okezone.com, All Rights Reserved.
read/ rendering in 0.1041 seconds -i170-