okezone
Home » Economy » Strategi Pemasaran
Memastikan Strategi yang Tepat bagi Perusahaan Anda
Jum'at, 30 Agustus 2013 - 09:26 wib
detail Ilustrasi. (Foto: Okezone) enlarge this image

PERUSAHAAN perlu menyusun strategi, mencakup kurun waktu tertentu baik dalam hitungan bulan maupun hitungan tahun. Strategilah yang membedakan perusahaan yang mendahului atau memimpin di pasar dibandingkan dengan perusahaan yang menjadi pesaingnya.

Dengan strategi yang tepat perusahaan akan memperoleh hasil yang maksimal atas investasi yang ditanam. Pada kenyataannya lebih banyak perusahaan yang gagal dibandingkan dengan yang berhasil. Kegagalan bukan saja dalam bentuk kehilangan modal yang ditanam, sepenuhnya atau sebagian, namun juga kehilangan waktu dalam meraih peluang yang berlalu dan tidak pernah kembali.

Oleh karena itu, penting sekali menyusun strategi dengan kemungkinan keberhasilan (success probability) paling besar. Dun and Bradstreet, setelah lima puluh tahun mengamati banyak dan berbagai perusahaan menyimpulkan demikian: “Businesses succeed because of high sales; businesses fail because of low sales. All else is commentary".

”Bisnis berhasil oleh karena penjualan tinggi, bisnis gagal karena penjualan rendah, semua hal lainnya sekedar komentar yang tidak mengubah keadaan. Angka-angka penjualan adalah realita bisnis yang mencerminkan ukuran besar tidaknya perusahaan dan seberapa besar keuntungan yang terkandung di dalamnya. Apa pun yang menjadi alasan, tanpa angka penjualan besar yang seimbang dengan modal yang ditanam, tidak akan menjamin berlangsungnya perusahaan".

Penjualan datang dan berasal dari konsumen atau pelanggan, semakin banyak mereka membeli produk dan jasa layanan kita, semakin tinggi penjualan perusahaan kita. Oleh karena itu perencanaan strategi harus customers-centric, bukan saja memperlakukan dan memanjakan mereka sebagai raja akan tetapi harus menjadi fokus pemikiran dan perencanaan dalam penyusunan dan pencapaian gol atau sasaran perusahaan.

Penjualan yang merupakan hal terpenting dalam berbisnis, seharusnya mendapat perhatian paling besar, dan perhatian itu dicerminkan dengan berapa banyak waktu yang dicurahkan untuk memikirkan hal itu. Namun pada kenyataannya menurut Dun and Bradstreet, rata-rata manajemen memakai waktu mereka untuk itu hanya sekitar 11 persen, sedangkan 89 persen untuk hal-hal lain di luar urusan penjualan.

Dengan mengajukan pertanyaan dan jawaban yang tepat, dan berfokus pada konsumen atau pelanggan dan mencerminkannya dalam angka-angka penjualan, maka lebih dapat dipastikan Anda akan berhasil menyusun strategi yang tepat.

Pertama, siapa sebetulnya konsumen atau pelanggan ideal perusahaan Anda? Jabarkan dalam kategori umur, pendidikan, penghasilan, posisi, citarasa, pengalaman, latar belakang, apa tren atau kecenderungan pilihan konsumen atau pelanggan kita? Bagaimana kecenderungan mereka ke depan?

Kedua,
Apa yang konsumen atau pelanggan Anda anggap nilai? Dengan harga berapa mereka berani bayar? Keuntungan atau manfaat apa yang mereka peroleh dengan membeli produk atau jasa layanan kita? Seberapa jauh mereka mendapat keyakinan atas manfaat yang kita tawarkan tersebut bahkan sebelum mereka membelinya?

Ketiga, siapa saja pesaing Anda? Dalam hal apa mereka menyaingi langsung produk atau jasa layanan produk kita? Apa saja kelebihan yang ditawarkan oleh pesaing Anda dan menjadi pertimbangan konsumen untuk memilih dan membeli produk dan jasa layanan mereka?

Keempat, mengapa konsumen atau pelanggan Anda pada akhirnya lebih memilih produk dan jasa layanan yang ditawarkan oleh pesaing? Apa yang disukai dari pesaing Anda selain faktor produk dan jasa layanan yang ditawarkan?

Kelima, apa yang menjadi competitive advantage (keunggulan kompetitif) kita dan bagaimana kitadapatmeningkatkannya, apa keunikan produk dan jasa layanan (USP–unique selling proposition) kita. Faktor keunikan– biasanya hasil inovasi–merupakan kekuatan dan daya tarik bagi konsumen. Inimerupakanpertanyaan kunci yang sangat penting.

Keenam, perbedaan apa yang dapat kita tawarkan kepada konsumen, saat ini dan di waktu yang akan datang dibandingkan dengan pesaing?

Ketujuh, apa opini dan persepsi konsumen atau pelanggan Anda terhadap perusahaan Anda? Bagaimana Anda dapat mengubahnya jika itu tidak seperti yang Anda inginkan dan harapkan? Opini dan persepsi mereka terhadap produk dan jasa layanan perusahaan Anda menjadi nilai perusahaan Anda di mata mereka yang menjadi pertimbangan berapa besar mereka berani membayar harga produk dan jasa layanan Anda.

DR ELIEZER H HARDJO PHD, CM
Ketua Dewan Juri Rekor Bisnis (ReBi) &
Ketua Institute Certified Professional Managers (ICPM)


(Koran SINDO/) (wdi)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

Share Artikel : Facebook | Twitter

Dibaca 823 x  

Kirim Komentar

Berita Terkait: Strategi Pemasaran
more...
Berita Lainnya:
more...
« Go Back
© 2007 - 2014 okezone.com, All Rights Reserved.
read/ rendering in 0.1021 seconds -i183-